WARTABANJAR.COM, TANJUNG — Pemerintah Desa Wayau bersama Perpustakaan Bina Ilmu Desa Wayau, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menggelar lomba bertutur dan bercerita tingkat sekolah dasar.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Desa Wayau tersebut, menjadi salah satu upaya mendorong minat baca sekaligus meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak, di tengah perkembangan teknologi digital.

Lomba ini juga digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 13 peserta dari kelas V dan VI mengikuti perlombaan tersebut. Mereka merupakan perwakilan dari tiga sekolah dasar, yakni SDN 1 Wayau, SDN 2 Wayau, dan SDN 2 Kalahang.

Kepala Desa Wayau, Masrani, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memotivasi anak-anak untuk kembali gemar membaca. 

Menurut dia, kebiasaan anak menggunakan gawai saat ini menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan budaya membaca.

“Tujuannya sebenarnya umum, kita ingin memajukan literasi ataupun meningkatkan kemampuan membaca anak-anak kita agar mereka termotivasi,” ujar Masrani, Rabu (26/08/2026)

Menurutnya, perkembangan era digital membuat anak-anak semakin dekat dengan penggunaan telepon seluler dan berbagai perangkat digital.

Baca Juga: Polsek Muara Harus Pantau Jagung Pakan, Kekeringan Ancam Hasil Panen

Baca Juga: Bantu Warga Hadapi Kekeringan, BPBD dan Polres Tabalong Distribusikan Air Bersih di Kecamatan Tanta

Karena itu, Pemerintah Desa Wayau berupaya ikut mendukung program pemerintah dalam meningkatkan literasi anak, dengan mendorong mereka agar lebih rajin membaca.

“Jadi kita berharap, kita juga mendukung program pemerintah untuk mendukung program literasi anak-anak, agar bisa lebih tinggi lagi ataupun bisa kita tingkatkan. Makanya kita arahkan anak-anak kita supaya bisa rajin membaca,” katanya.

Dalam perlombaan tersebut, kemampuan peserta tidak hanya dinilai berdasarkan hafalan cerita. 

Dewan juri juga memperhatikan sejumlah aspek, mulai dari penghayatan, intonasi, ekspresi wajah, mimik, hingga kostum yang digunakan.

Dari 13 peserta, panitia menetapkan enam pemenang. Juara I hingga III memperoleh piala, piagam penghargaan, perlengkapan sekolah, dan uang tunai.