WARTABANJAR.COM, PALANGKA RAYA - Berselang empat hari dari kedatangan Presiden Prabowo Subianto, peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari pemerintah pusat tiba di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (26/8/2026).

Bantuan melalui Kementerian Pertanian itu diangkut pesawat TNI Angkatan Udara jenis C-130J dan mendarat di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin memaparkan bantuan meliputi 50 pompa air, 50 selang buang, 25 koli selang hisap, 8 dus oli, serta 10 koli filter dan klem.

Baca juga: 478 Hotspot Muncul di HST hingga 25 Agustus, 50 Titik Diketahui sebagai Karhutla

Baca juga: Pemkab Tanah Laut Salurkan Bantuan Alat Pemadam Kebakaran dan Upayakan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Relawan

Setelah diturunkan dari pesawat di Apron Lama, seluruh barang menjalani pemeriksaan dan kemudian dibawa menuju Zidam XXII/Tambun Bungai.

"Peralatan tersebut nantinya disimpan dan dipersiapkan untuk didistribusikan ke sejumlah titik yang dinilai rawan karhutla," katanya.

Menurut Zainul, keberadaan pompa dan perlengkapan pendukung pengairan menjadi penting dalam operasi pemadaman, khususnya ketika petugas menghadapi kebakaran di kawasan gambut.

Sebelumnya Kodam XXII/Tambun Bungai juga menerima peralatan penanganan karhutla.

“Di awal Juli 2026 kami sudah mendapat bantuan berupa 149 kendaraan pemadam kebakaran dan 100 kendaraan tangki air,” kata Aslog Kodam XXII/Tambun Bungai Kolonel Czi Aji Sujowo di Palangka Raya, Senin (24/8/2026).

Bantuan kendaraan tersebut telah didistribusikan ke sejumlah kabupaten dan kota yang memiliki potensi luasan karhutla cukup tinggi.

Dukungan penanganan karhutla diperkuat setelah Presiden Prabowo meninjau langsung kondisi karhutla di Kalteng pada Sabtu (22/8) dan memberikan tambahan peralatan  bagi satgas yang bertugas di lapangan.

Aji menjelaskan pada Minggu (23/8), dua pesawat TNI AU datang membawa peralatan seperti 500 pompa air, drone, chainsaw, gas mask, dan senter kepala waterproof. (wartabanjar.com)