WARTABANJAR.COM, BALIKPAPAN - Sempat mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), balita korban kebakaran di Jalan Sulawesi Gang Buntu Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Balikpapan Tengah itu akhirnya meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam.

Dokter forensik RSKD Balikpapan, Heriyadi Bawono Putro, menjelaskan korban menderita luka bakar mencapai 97 persen atau derajat 4.

Devan, yang berusia empat tahun, terjebak di lantai dua rumahnya saat kebakaran pada Rabu sekitar pukul 16.40 Wita.

Baca juga: Satu Rumah di Banjar Permai Banjarmasin Terbakar, Korban Meninggal dan Luka Dibawa ke RS Ulin

Baca juga: 478 Hotspot Muncul di HST hingga 25 Agustus, 50 Titik Diketahui sebagai Karhutla

Korban kebakaran tersebut berhasil dievakuasi petugas dan kemudian dilarikan ke RSKD Balikpapan menggunakan ambulans relawan.

Menurut Ketua RT 45, Jumini, rumah yang terbakar dihuni satu keluarga yang terdiri atas 2 orang tua dan 4 anak.

Devan merupakan cucu Mardiana, yang tinggal di rumah tersebut.

Selain Devan, 2 orang lainnya dilaporkan luka dan mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Ibnu Sina.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.40 Wita. 

Mengingat lokasi berada di kawasan permukiman padat dengan akses jalan yang sempit, petugas langsung mengerahkan kekuatan penuh untuk mempercepat proses pemadaman.

“Kurang lebih ada 10 unit yang kita keluarkan dari enam sektor. Ditambah bantuan dari PHM Pertamina, Brimob, Polda, dan TNI Angkatan Laut,” kata Usman.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 Wita dan langsung melakukan pemadaman. 

Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.10 Wita dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Usman menyebut, kondisi di lokasi cukup menyulitkan petugas karena akses yang sempit serta banyaknya warga yang berkumpul menyaksikan proses pemadaman.

“Jalanannya sempit, ditambah warga masyarakat banyak yang menonton. Jadi sedikit sulit petugas melakukan pemadaman,” ujarnya.

Dari data sementara, kebakaran menghanguskan satu rumah dua lantai. Bagian lantai dua mengalami kerusakan paling parah akibat kebakaran. (wartabanjar.com)