“Bahasa ibu bukan hanya menjadi sarana untuk berkomunikasi, tetapi juga merupakan bagian dari ciri, identitas budaya, dan jati diri masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pengenalan bahasa daerah kepada anak-anak juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Oleh karena itu, ia mendorong agar anak-anak terus diberikan ruang untuk mengenal, mempelajari, menggunakan dan mengembangkan kemampuan berbahasa serta berbudaya daerah.(wartabanjar.com)