218 Siswa Ikuti FTBI HST 2026, Bahasa Banjar Diperlombakan Lewat Bakisah dan Bapantun
Ukuran Huruf:
“Bahasa ibu bukan hanya menjadi sarana untuk berkomunikasi, tetapi juga merupakan bagian dari ciri, identitas budaya, dan jati diri masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengenalan bahasa daerah kepada anak-anak juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Oleh karena itu, ia mendorong agar anak-anak terus diberikan ruang untuk mengenal, mempelajari, menggunakan dan mengembangkan kemampuan berbahasa serta berbudaya daerah.(wartabanjar.com)