Baca Juga: Habib Mahali Ajak Keluarga Flobamora Kalsel Jaga Kerukunan di Banua dan Mendoakan Korban Gempa Flores

"Di tempat saya kecil sekali keluarnya dan juga sering sampai tidak keluar sama sekali. Jadi untuk keperluan sehari-hari ya hemat hemat, pakai seperlunya saja," katanya. 

Terhadap alasan PAM Bandarmasih, yakni debit air yang didistribusikan ke rumah warga berkurang, bahkan mati total karena kadar garam air baku tinggi melampaui batas wajar, Wardiana berharap agar manajemen PAM Bandarmasih tetap mencari solusi agar air jangan sampai mati total.

"Kalau alasannya karena asin atau apalah, intinya jangan sampai mati total. Kalau kecil tidak masalah, yang penting tetap keluar airnya dari pada tidak keluar sama sekali. Kalau mati darimana nanti mendapatkan air bersih," ungkapnya.

Untuk diketahui, Sabtu (22/08/2026) malam melalui Instagram, PAM Bandarmasih telah mengeluarkan informasi, terkait kondisi air baku yang mengandung kadar garam tinggi hingga menyentuh angka 3.892 mg/L. 

Akibatnya, distribusi air bersih PAM ke rumah warga Kota Banjarmasin mengalami penurunan, bahkan mati total. (wartabanjar.com)