Habib Mahali Ajak Keluarga Flobamora Kalsel Jaga Kerukunan di Banua dan Mendoakan Korban Gempa Flores
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Semboyan Bhineka Tunggal Ika, yang merupakan instisari jati diri bangsa dan negara Indonesia, sudah seharusnya menggema nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Hal ini sungguh disadari oleh Perkumpulan Keluarga Besar Flores Sumba Timor Alor (Flobamora) Kalimantan Selatan (Kalsel), yang memasuki usia 24 tahun pada 23 Agustus 2026.
Perkumpulan Keluarga Besar Flobamora Kalsel merupakan himpunan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), yang merantau ke tanah Kalimantan Selatan. Awalnya, mereka masih terpisah-pisah.
Didasari rasa kekeluargaan di tanah rantau, mereka kemudian membentuk sebuah wadah bersama untuk saling berbagi suka dan duka di bumi Lambung Mangkurat.
Pembentukkan tersebut atas inisiatif Theofilius Ruing dan almarhum Alfons.
Meski bukan orang Banua, Perkumpulan Keluarga Flobamora Kalsel tetap mengedepankan semangat keberagaman, yang ditunjukkan dengan kehidupan mereka yang selalu berbaur dengan masyarakat Kalimantan Selatan.
Salah satu wujud nyata itu tampak dalam kegiatan selamatan lahan Flobamora Kalsel, yang dipimpin Habib Mahali Al Qadri, Sabtu (22/08/2026) sore, di Jalan Gubernur Syarkawi, Desa Lokrawa, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala.
Baca Juga: Intake Sungai Bilu Berhenti Produksi, Debit Air Leding di Banjarmasin Menurun Drastis
Sekretaris Jendral (Sekjen) Flobamora Kalsel, Gerardus Wedo Ronga, menerangkan acara selamatan lahan Flobamora dalam rangka HUT ke-24 Flobamora Kalsel.
Kegiatan tersebut, menurut Gerardus, sekaligus merupakan komitmen Keluarga Besar Flobamora Kalsel, dalam menggemakan semangat kebhinekaan yang dimulai dari kebersamaan dengan masyarakat Desa Lokrawa, Mandastana.
"Selama ini kan kebanyakan orang di sini mengira Flobamora ini hanya terdiri dari orang-orang kristen. Nah dengan adanya selamatan yang dipimpin langsung Habib, menjadi jelas bahwa Flobamora juga di dalamnya ada saudara-saudara kita yang muslim, karena rumah Flobamora ini rumah bersama rumah Bhineka Tunggal Ika," kata Gerardus.