Mahasiswa Kehutanan ULM Terjun Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Sambang Lihum
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Terik matahari dan medan gambut yang sulit, tak menyurutkan langkah para mahasiswa Forest Lestari Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk ikut membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sebanyak 13 mahasiswa turun langsung ke kawasan RSJ Sambang Lihum, Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (03/10/2026).
Salah seorang relawan, Moch Hilman Al Farrij, mengatakan keterlibatan mereka merupakan inisiatif sendiri sebagai bentuk kepedulian terhadap penanganan karhutla.
“Kami relawan untuk memadamkan api di daerah gambut. Untuk hari ini ada 13 orang,” ujar Hilman.
Ia bersama rekan-rekannya telah sekitar satu pekan berada di lapangan. Mereka berencana terus membantu hingga proses pemadaman dinyatakan selesai.
Bagi Hilman, turun langsung menghadapi karhutla memberikan pengalaman tersendiri. Bukan hanya soal lelah, tetapi juga memahami bahwa memadamkan api di lahan gambut memiliki tantangan yang berbeda.
“Paling capeknya di lapangan. Karena memadamkan api di wilayah gambut ini lumayan susah daripada di hutan biasa,” tuturnya.
Baca Juga: Kabut Asap Tebal di Gambut Kabupaten Banjar, Karhutla Dekati Assa Rental
Baca Juga: Karhutla Sambang Lihum Membesar, Korem 101/Antasari Siapkan Penguatan Personel
Kondisi medan dan akses menuju lokasi titik api, menjadi salah satu kendala yang mereka hadapi. Untuk mencapai area tertentu, para relawan harus menghadapi akses yang tidak mudah.
“Memang medannya sama akses untuk masuk ke dalamnya,” katanya.
Meski begitu, kebutuhan para relawan selama berada di posko mendapat dukungan yang baik. Hilman mengaku kebutuhan makanan dan konsumsi mereka terpenuhi.
“Dari posko sendiri kami memadai, sangat-sangat memadai. Untuk makanan sampai ke konsumsi segala macam,” ungkapnya.
Hilman menyebut, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pembina mereka, Ibu Rina
Ia berharap keterlibatan mahasiswa dalam penanganan karhutla dapat semakin luas. Menurutnya, semakin banyak relawan yang turun bersama, semakin besar pula dukungan dalam menghadapi kebakaran lahan.
“Dari kami mungkin lebih banyak relawan-relawan volunteer dari fakultas mana pun yang ikut hadir untuk membantu,” harap Hilman.