Sepi Pembeli Tak Jadi Penghalang, UMKM HUT ke-76 Banjar Pilih Saling Berbagi Dagangan
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Ada cerita humanis di balik ramainya kegiatan jalan santai dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kabupaten Banjar, Minggu (23/08/2026).
Di tengah suasana meriah, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang membuka lapak, justru menghadapi kenyataan berbeda. Pembeli tidak seramai yang diharapkan, sementara dagangan yang sudah disiapkan masih tersisa.
Namun, kondisi itu tak membuat para pelaku UMKM larut dalam kekecewaan. Justru muncul cerita sederhana yang menghangatkan; sesama pedagang saling berbagi dagangan.
Siti Jamilah, salah seorang pelaku UMKM, mengaku sudah sekitar 10 tahun menjalankan usaha dengan menjual gorengan, minuman hingga kue-kue kering.
Menurut Siti, suasana acara sebenarnya sangat meriah dan dirinya bersama pedagang lain antusias ikut berjualan, untuk turut menyemarakkan HUT Kabupaten Banjar.
“Acara memang meriah. Kami antusias ikut menyemarakkan dengan berjualan, tapi sayangnya pembelinya tidak banyak,” ujar Siti.
Meski dagangan belum banyak terjual, para pelaku UMKM tetap saling menyemangati. Dagangan yang tersisa akhirnya dinikmati dan dibagikan bersama sesama pedagang.
Baca Juga: 24 Tim Se-Kalsel Bertarung di Bupati Banjar Cup 2026, Sambil Bidik Bibit Atlet E-Sport
Baca Juga: Bakti Sosial Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar, 7 Pasien Dapat Operasi Bibir Sumbing di RSUD
"Daripada dagangan tersisa, lebih baik saling berbagi," tutur Siti.
Cerita serupa disampaikan Putri, pelaku UMKM frozen food dari Berkas Kumpul. Ia membawa tahu bakso, es jelly, dan es sirup untuk dijual dalam kegiatan tersebut.
Putri mengatakan, dirinya berharap acara berlangsung lebih lama, sehingga para pedagang memiliki kesempatan lebih banyak untuk menawarkan dagangan kepada peserta.
“Kami kira acaranya sampai sore dan pesertanya banyak. Ternyata sekitar pukul 11.00 Wita sudah selesai,” ungkapnya.
Meski begitu, Putri mengaku bersyukur karena fasilitas lapak dan meja yang disediakan untuk UMKM sangat membantu dan tidak dikenakan biaya retribusi.
“Untuk fasilitas dan meja, kami sangat berterima kasih kepada yang memfasilitasi,” katanya.