Pasar Murah Sasar 12 Kecamatan Tabalong, Minyak Goreng Dijual Rp17.500 per Liter
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), akan menggelar pasar murah secara rutin hingga Desember 2026.
Kegiatan ini menyasar masyarakat di 12 kecamatan.
Pasar murah menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama di tengah kenaikan sejumlah harga bahan pangan di pasaran.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong Soleh mengatakan pelaksanaan pasar murah melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pertanian, Perumda, perbankan, pihak swasta, hingga pelaku UMKM.
"Barang cukup. Sebenarnya kami hanya memberikan bantuan, sedangkan Perumda yang bermodal dan melaksanakan. Kami memberikan subsidinya," ujar Soleh, Minggu (4/10/2026).
Baca juga: Skor Hasil Barito Putera vs Persela 0-1: Rekor Belum Kalah Berlanjut di Stadion 17 Mei
Baca juga: Relawan Karhutla Banjarbaru-Banjar Dapat Suntikan Multivitamin dari Rumah Zakat dan Jamkrindo
Pasar murah juga melibatkan UMKM lokal.
Pelaku usaha diberi ruang untuk memasarkan berbagai produk unggulan kepada masyarakat.
Salah satu pelaksanaan pasar murah digelar di Kecamatan Murung Pudak.
Kegiatan ini melibatkan Tim Penggerak PKK Tabalong bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dengan harga di bawah harga pasar.
Minyak goreng dan gula pasir, misalnya, masing-masing dijual Rp17.500.
Untuk minyak goreng, harga tersebut mendapat subsidi Rp5.000 sehingga lebih rendah dibandingkan harga pasar yang berkisar Rp22.000 per liter.
Sementara gula pasir dijual Rp17.500 per kilogram, sedangkan harga pasar berada di kisaran Rp19.000 per kilogram.
Komoditas lainnya yang tersedia antara lain bawang merah Rp25.000 per kilogram, bawang putih Rp27.000 per kilogram, serta tepung Rp9.000 per kilogram. (wartabanjar.com)