Sementara Nur Halimah, pelaku UMKM yang berjualan sate ayam, mengaku telah mempersiapkan dagangannya secara khusus untuk kegiatan tersebut.

Menurutnya, persiapan membutuhkan waktu, tenaga dan modal. Namun, ketika penjualan belum sesuai harapan, para pedagang memilih tetap menikmati kebersamaan.

Bagi mereka, kegiatan tersebut bukan sekadar soal laris atau tidaknya dagangan, tetapi juga menjadi kesempatan bertemu, berbagi pengalaman dan saling menguatkan sebagai sesama pelaku UMKM.

Para pedagang berharap pada kegiatan berikutnya, keberadaan UMKM bisa semakin diperhatikan dengan waktu acara yang lebih panjang, serta hiburan yang membuat peserta tetap bertahan di lokasi.

Dengan begitu, selain memeriahkan acara, keberadaan UMKM juga bisa memberikan manfaat ekonomi bagi para pedagang kecil.

Pada akhirnya, ketika pembeli belum banyak datang, sesama UMKM justru menjadi pembeli, teman berbagi, sekaligus penyemangat satu sama lain. (Wartabanjar.com)