WARTABANJAR.COM, PALEMBANG - Demi memenuhi kebutuhan keluarga, seorang polisi di Polda Sumsel, Aiptu Januardo Eko Satria terpaksa nyambi menjadi juruojek pangkalan.

Nahas, di saat sedang mencari tambahan rezeki untuk keluarga itu, Aiptu Januardo justru menjadi korban begal.

Nasib pilu polisi yang bertugas di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Sumsel ini terjadi setelah mengantar penumpang di Jalan Inspektur Marzuki, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang.

Berdasar informasi yang terhimpun, kejadian yang dialami Aiptu Januardo berawal saat mendapat penumpang di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Palembang, Jumat (7/8/2026) sekira pukul 03.30 dinihari WIB.

Mengendarai sepeda motor merek Honda Beat putih bernomor polisi BG 6384 ACK, ia mengantar penumpang tersebut.

Namun, setibanya di lokasi tujuan, penumpang tidak mau membayar sehingga terjadi keributan dengan Aiptu Januardo. 

Baca Juga:  Sosok Pengantin Viral Rico-Laella, Hantaran Ekskavator dan Jeep Rubicon Senilai Rp6 Miliar

Baca Juga: Isu Uang Rp1 Miliar dan Desakan Ekshumasi di Kematian Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Tiba-tiba si penumpang mengambil potongan kayu yang ada di lokasi lalu memukulkannya ke kepala sang polisi.

Tidak hanya itu, penumpang tersebut mengeluaskan senjata tajam lalu menusukkannya ke perut dan menyabet lengan Aiptu Januardo.

Aiptu Januardo pun tersungkur. Berdasar pemeriksaan medis ia mengalami empat luka tusuk di bagian perut, luka sayatan di lengan, serta luka lainnya di wajah dan bibir.

Tragisnya, sepeda motor miliknya pun dibawa pergi oleh penumpang itu.

"Betul pelakunya begal, korban dipukul dan ditikam," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Hingga kini korban masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara, Palembang.

Setelah mendapat laporan, polisi pun bergerak memburu pelaku. 

Dalam Waktu hitungan jam, tiga orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan dan perampasan sepeda motor itu ditangkap.

Mereka adalah 2 laki-laki dan seorang perempuan yakni Feri Irawan, Fauzi Syukri dan Fitriani.

Feri Irawan adalah anak Fauzi Syukri.