564 Peserta Ikuti Festival Balogo di Tabalong, Jadi Ajang Lestarikan Permainan Tradisional
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Sebanyak 564 peserta mengikuti lomba balogo dalam Festival Olahraga Masyarakat dan Permainan Tradisional (FOPERTA) yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Peserta berasal dari berbagai daerah, mulai dari Kabupaten Tabalong, Balangan, Banjarmasin, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), hingga daerah di luar Kalimantan Selatan.
Para peserta terbagi dalam kategori pelajar putra dan putri, serta kategori umum putra dan putri. Pelajar tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP), turut ambil bagian dalam festival permainan tradisional tersebut.
Ketua KORMI Kabupaten Tabalong, Muhammad Dzaki Makarim, mengatakan FOPERTA menjadi salah satu upaya nyata untuk melestarikan permainan tradisional, sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.
“Festival ini sarana edukasi generasi muda untuk mencintai warisan budaya kearifan lokal,” ujar Dzaki, Sabtu (08/08/2026).
Menurutnya, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan semakin mendorong perkembangan olahraga masyarakat dan permainan tradisional, khususnya balogo.
Baca Juga: Tiga Lulusan IPDN Angkatan XXXIII Bergabung di Pemkab Tabalong
Baca Juga: Perkuat Pelayanan, Puskesmas Tanta Tabalong Luncurkan Tiga Inovasi
Ia juga berharap balogo tetap lestari dan mampu menumbuhkan kebersamaan, kekompakan serta sportivitas di tengah masyarakat.
“Melalui semangat kemerdekaan ke-81 RI, permainan balogo dan olahraga masyarakat lainnya diharapkan terus berkembang, tetap lestari, serta melahirkan kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas tinggi di masyarakat Kabupaten Tabalong,” katanya.
Dukung Sport Tourism, festival tersebut dibuka Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani.
Pembukaan turut dihadiri Ketua DPRD Tabalong Riza Fahlipib, Kasatlantas Polres Tabalong AKBP Oki Hermawan, pengurus KORMI, GOBI, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong Gusti Judid Ihsan Permana.
Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan logo oleh Bupati Tabalong, yang disaksikan ratusan peserta di Taman Giat Tanjung.
Noor Rifani mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga mendukung pengembangan Tabalong Sport Tourism.