WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, kembali menggelar program wisata edukasi perpustakaan.

Program tersebut dikemas secara interaktif, untuk mengenalkan berbagai layanan perpustakaan daerah, sekaligus mendorong minat baca dan literasi di kalangan pelajar.

Asisten Perpustakaan Mahir Dispersip Tabalong, Norhasanah, mengatakan wisata edukasi menjadi salah satu cara untuk mengenalkan perpustakaan kepada generasi muda, dengan suasana yang lebih menyenangkan.

Menurutnya, para pengunjung termasuk para siswa sekolah diperkenalkan dengan berbagai layanan yang tersedia di perpustakaan.

"Tujuan dari kegiatan wisata edukasi ini sebagai pembelajaran khususnya untuk pelajar yang ada di Tabalong, guna mengenal kegiatan yang sudah dilaksanakan di perpustakaan," ujar Norhasanah, Sabtu (08/08/2026).

Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pelajar untuk sejenak keluar dari rutinitas belajar di sekolah.

"Selama ini kan mereka selalu belajar di sekolah, jadi kita ajak untuk berkunjung ke Dispersip untuk mengetahui di mana Dispersip, kemudian layanan apa saja yang ada di sini untuk masyarakat," katanya.

Baca Juga: 564 Peserta Ikuti Festival Balogo di Tabalong, Jadi Ajang Lestarikan Permainan Tradisional

Baca Juga: Tiga Lulusan IPDN Angkatan XXXIII Bergabung di Pemkab Tabalong

Salah satu fasilitas yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah mini studio perpustakaan.

Ruangan yang dikonsep menyerupai bioskop mini itu, menjadi bagian dari pendekatan Dispersip untuk menciptakan pengalaman belajar, yang lebih menarik bagi pelajar.

Dispersip Tabalong berharap, program wisata edukasi perpustakaan dapat menjangkau lebih banyak pelajar di daerah tersebut.

Melalui kegiatan yang menggabungkan pembelajaran dan pengalaman interaktif, perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang bagi pelajar untuk belajar, memperoleh informasi, dan mengembangkan wawasan.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong tumbuhnya budaya membaca, dan peningkatan literasi generasi muda di Kabupaten Tabalong. (wartabanjar.com/Suhardi)