Dari gerakan tersebut, Ratikita.id mencatat sebanyak 391 ton sampah telah didaur ulang.

Selain itu, sebanyak 125 ribu liter minyak jelantah berhasil dikumpulkan dan dikelola.

Gerakan tersebut melibatkan 7.192 nasabah dengan total transaksi ekonomi mencapai sekitar Rp283 juta.

Ratikita.id juga mencatat aktivitas pengelolaan sampah tersebut berkontribusi terhadap penyelamatan sekitar 1.955 pohon.

Muliyadi mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Ratikita.id dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

Ia menegaskan, masuk nominasi Kalpataru bukan menjadi akhir dari gerakan yang dibangun selama ini.

“Meski belum berhasil meraih Kalpataru, kami tetap komitmen untuk melakukan berbagai terobosan ke depan, demi mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik,” ujarnya. (wartabanjar.com)