Komisi III DPRD Tanah Bumbu Bawa Lima Usulan Infrastruktur Prioritas ke BPJN Banjarmasin
Komisi III juga menyampaikan perhatian terhadap kondisi Jalan Alternatif Banjarbaru–Tanah Bumbu yang dalam beberapa waktu terakhir kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas.
Meski status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, DPRD berharap BPJN dapat bersinergi agar penanganannya dapat dipercepat.
"Kami berharap ada dukungan dan koordinasi lintas instansi sehingga upaya penanganan jalan alternatif ini bisa segera direalisasikan demi keselamatan masyarakat," tambah Hasanuddin.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu Andi Asdar Wijaya mengusulkan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Gunung Besar dengan Desa Pulau Burung di Kecamatan Simpang Empat.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi membuka akses menuju kawasan wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
"Kami juga berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas PUPR dapat terus mengawal usulan ini agar dukungan teknis kepada pemerintah pusat semakin kuat," katanya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi III I Wayan Sudarma mengungkapkan bahwa pihaknya turut membahas perkembangan pembangunan jalan menuju Desa Sungai Dua Laut yang merupakan proyek pemerintah pusat.
Selain itu, DPRD juga meminta informasi terbaru mengenai progres pembangunan Jembatan Penghubung Tanah Bumbu–Kotabaru yang hingga kini masih menjadi harapan besar masyarakat di dua kabupaten bertetangga tersebut.
"Kami juga memperoleh penjelasan mengenai pembangunan jalan menuju Sungai Dua Laut yang merupakan program pemerintah pusat. Harapannya, pembangunan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujar I Wayan Sudarma.
Melalui kunjungan kerja ini, Komisi III DPRD Tanah Bumbu berharap seluruh usulan yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat. (Wartabanjar.com/Haidar/*)