Sekdako Banjarmasin Ichrom Muftezar Desak Pemasaran Jemput Bola Produk UMKM
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin mendorong penguatan ekonomi daerah berbasis keluarga.
Berkaitan dengan program tersebut, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin (Sekdako) Ichrom Muftezar mendesak perlunya pemasaran produk dengan strategi jemput bola.
Hal ini terungkap dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau UP2K PKK di Aula Rumah Kemasan, Banjarmasin, Selasa (4/8/2026).
Pertumbuhan ekonomi suatu daerah sudah seharusnya bermula dari keluarga.
Keluarga adalah komunitas terbawah yang jika dimaksimalkan secara efektif, mampu bertransformasi menjadi motor penggerak roda ekonomi daerah.
Hal ini disadari Pemko Banjarmasin dalam capacity building keluarga melalui peran UP2K PKK se-kota Banjarmasin.
Baca Juga LBH Borneo Nusantara Gugat PLN Kalselteng ke PTUN Buntut Pemadaman
Baca Juga Kasus ISPA di Kalsel Meningkat 20 Persen di Kalsel karena Karhutla
Terkait itu, Sekdako Banjarmasin Ichrom Muftezar mendesak para kader UP2K PKK Banjarmasin untuk menjadi produsen yang mampu memainkan strategi jemput bola yaitu menghasilkan produk-produk unggulan yang sesuai dengan selera atau kebutuhan pasar.
"Produk bukan lagi soal apa yang kita inginkan tapi apa yang dibutuhkan pasar," ujar Ichrom Muftezar di hadapan perwakilan kader UP2K PKK Banjarmasin dari 5 kecamatan dan 52 kelurahan.
Sehubungan dengan itu, Ichrom Muftezar juga mendesak agar akselerasi ekonomi daerah berbasis keluarga harus dimaksimalkan secara efektif melalui peran UP2K PKK Banjarmasin sebagai ujung tombak.
"Kader UP2K PKK adalah ujung tombak ekonomi berbasis rumah tangga. Makanya pelatihan ini tidak hanya soal memenuhi kewajiban administrasi kesiapan lomba UP2K PKK, tetapi juga untuk memperkuat branding dan daya tarik promosi mereka," ungkap Ichrom Muftezar.
Poin penegasan Sekdako Ichrom Muftezar tersebut seolah mengingatkan akan visi misi Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin.