Meski demikian, sebagian warga Salamanca tetap menolak penggunaan robot AI di sekolah.

Salah satunya adalah Joplin Ficek, lulusan Salamanca High School tahun 2024. 

Menurutnya, sekolah seharusnya menambah tenaga pengajar daripada menghadirkan robot. 

"Anak-anak membutuhkan lebih banyak interaksi dengan manusia, bukan robot yang membesarkan mereka," kata Ficek. (Wartabanjar.com)