KONI Balangan Apresiasi Gelaran Turnamen Voli KKN UIN Antasari di Desa Mauya
WARTABANJAR.COM, PARINGIN - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Balangan memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap 1 Tahun 2026 UIN Antasari Banjarmasin yang bertugas di Desa Mauya, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.
Apresiasi tersebut diberikan atas inisiatif dan keberhasilan mahasiswa KKN dalam menyelenggarakan Turnamen Bola Voli Putra dan Putri se-Kecamatan Halong.
Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Ketua KONI Balangan yang diwakili oleh Ketua Bidang Umum KONI Balangan, Sofyanusairi, dalam acara Malam Perpisahan dan Penutupan Kegiatan KKN Desa Mauya Tahap 1 pada Jumat (2/10/2026) malam.
Dalam sambutannya, Sofyanusairi menyampaikan bahwa langkah mahasiswa KKN yang memasukkan bidang Kepemudaan dan keolahragaan ke dalam program kerja mereka sangat patut dipuji.
Hal ini dinilai sejalan dengan visi dan program kerja KONI Balangan dalam memasalkan olahraga dan menjaring bibit-bibit muda potensial.
"Program yang dijalankan adik-adik mahasiswa ini sangat selaras dengan program kerja KONI Balangan, khususnya dalam menjaring atlet-atlet muda berbakat untuk persiapan Porprov 2029 mendatang," ujar Sofyanusairi.
Baca Juga Harga Tiket dan Jadwal Kapal Surabaya-Banjarmasin 5 Oktober dan Banjarmasin-Surabaya 6 Oktober
Baca Juga Wajah Baru Pusat Kota Pelaihari Tanah Laut: Tugu 0 Kilometer Berputar Kini Berdiri Megah
Sementara itu, Ketua Kelompok KKN Desa Mauya, M. Romi Ipandar, mengungkapkan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya rangkaian kegiatan KKN mereka, khususnya kepada KONI Balangan.
"Kami sangat berterima kasih kepada semua sponsor, terutama KONI Balangan yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Turnamen Voli ini," ungkap Romi.
Romi memaparkan, selama satu bulan mengabdi di Desa Mauya, kelompok KKN yang beranggotakan sembilan orang, terdiri dari dua mahasiswa dan tujuh mahasiswi telah melaksanakan berbagai program kerja yang mencakup bidang keagamaan, pendidikan, serta kepemudaan.
Meskipun masa pengabdian relatif singkat, Romi berharap kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat, terutama dalam pengembangan potensi para pemuda desa.