28 Jemaah Umrah Asal Barabai HST Terlantar di Jeddah, 4 Hari Tanpa Kepastian Pulang
Menurutnya, bantuan yang diterima sejauh ini baru berupa surat pemanggilan kepada pihak travel serta desakan agar jamaah segera dipulangkan ke Indonesia.
“Kami belum mendapatkan bantuan untuk kebutuhan jangka pendek seperti makan dan penginapan. Padahal kami berpotensi diminta keluar dari hotel karena biaya sewanya sudah tidak dibayarkan lagi,” ujarnya.
Ia mengatakan, berdasarkan informasi dari agen yang ikut berada bersama rombongan, pihak travel disebut sudah tidak memiliki dana untuk menukarkan maupun membeli tiket kepulangan.
Sementara komunikasi langsung para jemaah kepada pihak travel juga disebut tidak lagi mendapatkan respons.
Karena itu, para jemaah berharap ada bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan selama berada di Jeddah hingga kepulangan mereka dapat direalisasikan.
“Harapan kami ada dua. Untuk jangka pendek kami berharap ada bantuan biaya makan dan penginapan karena uang jamaah sudah hampir habis. Yang kedua, kami berharap secepatnya mendapatkan tiket untuk pulang ke Indonesia,” kata Tadil.
Hingga berita ini diterbitkan, Wartabanjar.com masih berupaya menghubungi pihak Syakira Tour untuk memperoleh konfirmasi dan tanggapan terkait kondisi puluhan jemaah yang masih tertahan di Jeddah tersebut. (wartabanjar.com)