Ketua FA Debbie Hewitt, termasuk jajaran wakil presiden FIFA yang tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya. Kegelisahan serupa muncul dari konfederasi Asia, Amerika Selatan, serta Amerika Utara dan Tengah.

Mantan ketua FA dan Manchester City, David Bernstein, bahkan meminta Inggris mundur dari Piala Dunia, jika proposal Presiden FIFA Gianni Infantino tetap dijalankan.

Tiga semifinalis Piala Dunia 2026 disebut berasal dari 55 anggota UEFA. Pengunduran diri sejumlah tim Eropa dinilai bisa merusak kelayakan finansial proyek tersebut, meski opsi itu masih dipandang sebagai langkah paling ekstrem.

Tidak semua anggota UEFA menolak. Presiden Federasi Sepak Bola Republik Ceko, David Trunda, menilai proposal Infantino menawarkan manfaat praktis bagi sepak bola negaranya.

“Kami dapat melihat manfaat pragmatis bagi sepak bola Ceko,” ujar Trunda.

FIFA menerbitkan dokumen delapan halaman pada Rabu (29/07/2026) malam, untuk menjelaskan alasan di balik proposal tersebut. Langkah itu diambil setelah gelombang kritik terhadap isi rencana dan proses penyusunannya.

FIFA menilai hanya sebagian kecil dari pertumbuhan nilai komersial sepak bola yang sampai ke pihak-pihak paling membutuhkan. 

Namun, muncul pertanyaan tentang pengawasan dana, karena nilai yang ditawarkan melampaui anggaran tahunan sejumlah asosiasi.

Infantino menyebut pendanaan tersebut dapat digunakan untuk membangun lapangan yang lebih baik, memperkuat tim nasional, membuka jalur pembinaan pemain muda, dan meningkatkan dukungan terhadap sepak bola putri.

Dalam video yang dirilis FIFA, dia menegaskan proposal tersebut bersifat pilihan dan bukan kewajiban.

“Ini merupakan bagian dari proses demokratis dan konsultasi. Hal terpenting, ini adalah kesempatan, bukan kewajiban,” kata Infantino.

“Ini kesempatan emas untuk mempercepat perkembangan sepak bola secara global,” ujarnya.

FIFA menggunakan keberhasilan Cape Verde, Curacao, Yordania, dan Uzbekistan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kali sebagai contoh dampak positif program pengembangan. 

Namun, pencapaian tersebut juga dipengaruhi perluasan peserta turnamen menjadi 48 tim.

FIFA turut mencontohkan Formula 1, La Liga, Ligue 1, dan Bundesliga, sebagai organisasi olahraga yang memakai badan komersial khusus.