Komite Disiplin Liga Italia Denda Como Rp102 Juta, Juventus dan Inter Juga Disanksi
WARTABANJAR.COM - Komite Disiplin Liga Italia memberikan denda kepada Como yang membuat kickoff laga kontra Frosinone terlambat.
Selain Como, dua klub raksasa Italia, Juventus dan Inter Milan juga mendapat sanksi dari Komite Disiplin Liga Italia.
Bagi Como, laga tandang ke markas Frosinone, Stadion Benito Stirpe, pada pekan kelima Liga Italia 2026-2027, tak hanya berujung kekalahan pertama musim ini.
Pertandingan yang tuntas 2-0 buat kemenangan Frosinone pada Minggu (20/09/2026), juga berbuntut denda buat kubu tamu. Denda yang harus dibayarkan Como setara dengan Rp102 juta.
"Denda sebesar €5.000,00 kepada Como sebagai bentuk tanggung jawab objektif, karena tanpa alasan yang dapat dibenarkan menyebabkan keterlambatan sekitar empat menit dimulainya babak pertama," demikian bunyi keputusan yang dikeluarkan oleh Komite Disiplin Serie A Liga Italia.
Tak cuma Como, beberapa klub Serie A lain juga harus menanggung hukuman, setelah berlangsungnya pekan kelima kompetisi.
Denda 10.000 euro (sekitar Rp204,4 juta) dijatuhkan kepada Juventus, mengacu kepada insiden di Stadion Allianz jelang pertandingan melawan Atalanta.
Dalam laga tersebut, sekelompok ultras Bianconeri di Tribune Selatan (tingkat pertama) tidak menghormati momen mengheningkan cipta, untuk mengenang meninggalnya legenda Inter Milan dan sepak bola Italia, Sandro Mazzola.
Baca Juga: Juventus Terancam Sanksi Akibat Suporter Coreng Momen Hening Cipta Sandro Mazzola
Baca Juga: Asosiasi Wasit Italia Akui Kesalahan Saat Laga AC Milan dan Juventus
Suporter fanatik Juve itu secara terang-terangan membelakangi lapangan. “Sanksi diringankan, mengingat sikap resmi klub yang segera disampaikan, serta sikap penolakan dari penonton lainnya yang hadir di stadion,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Rival Juventus, Inter Milan juga mendapatkan sanksi berupa denda karena perilaku suporternya, dalam pertandingan tandang melawan AS Roma di Stadion Olimpico.
Inter harus membayar denda 1.000 euro (sekitar Rp20,4 juta) karena oknum suporter mereka melempar botol ke lapangan.