"Jangan muluk-muluk. Itu kan memerlukan pendanaan dan kerja yang sangat banyak. Oleh karena itu, kami mengupayakan program-program yang sangat sederhana dan tetapi bisa dilaksanakan oleh kawan-kawan semua," ungkapnya.

Selain fokus pada penguatan internal, Abdullah memastikan PWRI Tanah Laut akan tetap aktif mengambil peran eksternal sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal arah pembangunan.

"Kontribusinya kami berupaya untuk paling tidak menyarankan kepada pemerintah daerah sebagai masukan bagi pemerintah daerah dalam mengambil suatu kebijakan," jelas Abdullah.

Keterlibatan aktif purnatugas ASN tersebut, siap direalisasikan melalui forum-forum resmi maupun pengambilan keputusan strategis demi kemajuan masyarakat Tanah Laut.

"Apalagi kami misalnya diundang di dalam forum-forum konsultasi publik dan lain-lain, tentu kami bersedia dan siap untuk menyarankan dan memberi masukan kepada pembangunan kabupaten ini," pungkasnya. (Wartabanjar.com/Gazali)