Bupati Samsul Rizal Akui Pengalaman Jadi Prajurit TNI Bentuk Caranya Pimpin HST
Setiap program, menurutnya, harus memiliki target yang jelas, indikator keberhasilan, dan dievaluasi secara berkala.
“Di militer kita terbiasa dengan target yang jelas dan evaluasi yang ketat. Setiap program harus punya sasaran dan ukuran untuk evaluasi keberhasilan,” katanya.
Ia juga menegaskan tidak ingin menerima laporan yang hanya menyenangkan pemimpin tanpa menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Saya tidak suka laporan yang asal bapak senang. Mereka harus turun ke lapangan dan saya pasti cek apa yang kita programkan maupun yang kita perintahkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Samsul Rizal turut menyinggung pengalamannya mengikuti retret kepala daerah.
Menurutnya, kegiatan tersebut memperkaya perspektif kepemimpinan, mulai dari membangun komunikasi dengan jajaran pemerintah hingga menyelaraskan program daerah dengan arah pembangunan nasional.
“Buat saya pengalaman retret itu sangat berharga. Bekal yang paling penting adalah cara berpikir yang menyeluruh, bagaimana menyelaraskan program daerah dengan arah pembangunan nasional, serta pentingnya ketahanan mental dan keteladanan seorang pemimpin,” tutupnya. (wartabanjar.com/*)