Kamera tersebut dipasang pada sistem gimbal tiga sumbu (3-axis) yang terintegrasi langsung ke dalam bodi perangkat dan didukung teknologi kecerdasan buatan (AI).
Berkat kombinasi itu, kamera Honor Robot Phone dapat bergerak sendiri, merespons subjek yang dilihat serta menyesuaikan sudut pengambilan gambar secara otomatis.
Konsep kamera Robot Phone sejatinya hampir mirip seperti kamera DJI Osmo Pocket, yang membedakan hanya mekanisme gimbalnya disimpan di dalam bodi ponsel.
Honor sendiri sebelumnya mengatakan, perusahaan berfokus memperkecil ukuran motor penggerak gimbal, agar mekanisme tersebut dapat disimpan di dalam smartphone, tanpa membuat dimensinya terlalu besar.
Pada demonstrasi sebelumnya, kamera Robot Phone juga diperlihatkan mampu bergerak mengikuti irama musik, menawarkan stabilisasi video, serta pelacakan objek (object tracking).
Meski begitu, pengalaman menggunakan fitur ini disebut akan sangat bergantung pada software dan AI yang mengendalikan kamera tersebut.
Sejauh ini, Honor baru mengonfirmasi satu spesifikasi yang bakal dibawa Robot Phone, yakni kamera utama 200 MP dengan focal length setara 23mm, aperture f/1.6, serta dukungan gimbal tiga sumbu.
Sementara itu, dari berbagai bocoran, Honor Robot Phone diperkirakan turut dibekali kamera telefoto periskop 200 MP dan kamera ultrawide 50 MP.
Dari sisi performa, perangkat ini dirumorkan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipadukan baterai berkapasitas sekitar 6.000 mAh dan layar berukuran 6,4 inci.







