Cuaca Panas Ekstrem di Tabalong, Dinkes Imbau Warga Waspada ISPA
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Musim kemarau yang disertai cuaca panas cukup ekstrem di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan membuat Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, H Ahmad Baihaki, mengatakan meningkatnya intensitas debu akibat kondisi cuaca kering berpotensi memicu gangguan saluran pernapasan.
Karena itu, masyarakat diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah maupun ketika bekerja di lingkungan yang berdebu.
"Debu yang semakin masif dapat menjadi penyebab ISPA. Kami mengimbau masyarakat untuk memakai masker saat bepergian atau bekerja agar risiko gangguan pernapasan dapat diminimalkan," ujar Baihaki, Senin (20/7/2026).
Selain menggunakan masker, Baihaki juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kecukupan cairan tubuh dengan memperbanyak minum air putih.
Baca Juga Posting Video Minta Maaf, Hotman Paris Beralasan Emosi Saat ditanya Wartawan
Baca Juga Pesta Miras di Kamar Kos Pelaihari Digerebek Satpol PP Tala, 9 Orang Diamankan
Menurutnya, cuaca panas yang berkepanjangan dapat menyebabkan tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi.
Ia menyarankan masyarakat mengonsumsi air putih sekitar dua liter setiap hari. Minuman dingin atau es tetap boleh dikonsumsi, namun air putih dinilai menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat selama musim kemarau.
"Cuaca panas yang luar biasa ini berpotensi menimbulkan berbagai penyakit. Karena itu, perbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi," katanya.
Baihaki menambahkan, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan saat memasuki musim penghujan mendatang. Pasalnya, perubahan musim berpotensi meningkatkan kasus penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, seperti demam berdarah dengue (DBD).
Meski demikian, ia memastikan kondisi kasus ISPA di Kabupaten Tabalong saat ini masih dalam kategori aman. Kendati begitu, masyarakat tetap diminta tidak lengah dan terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Ia juga mengajak para orang tua untuk memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan, memakai masker ketika diperlukan, serta membiasakan pola hidup sehat.