WARTABANJAR.COM - Mantan Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Arifin, dilaporkan ke polisi akibat diduga melakukan penganiayaan terhadap Farid Rahman Arifin, pamannya sendiri. Korban merupakan adik mantan Gubernur Kalimantan Selatan, H Rudy Arifin.

Tak terima perlakuan keponakannya, sang paman pun melaporkan pria yang akrab disapa Ovi tersebut ke Polres Banjarbaru.

Kejadian itu kini viral di media sosial Instagram yang dilansir akun @banjarinsight pada Sabtu (11/07/2026).

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/77/VI/SKPT/POLRES BANJARBARU/POLDA KALIMANTAN SELATAN, dugaan penganiayaan itu terjadi di Jalan Kartika Syamsudin Noor Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Dalam laporan tersebut dituliskan, peristiwa penganiayaan terjadi pada Senin, 29 Juni 2026, sekitar pukul 17.50 Wita, dengan terlapor bernama H Aditya Mufti Arifin.

Awal Kejadian saat Ovi bersama temannya sedang mengatar anaknya bermain bola. Sambil menunggu sang anak bermain bola, terlapor mengajak korban dan temannya mengobrol santai di pinggir lapangan.

Saat ngobrol itu, Ovi mengungkit masalah utang piutang korban sebesar Rp200 juta. Tapi korban merasa masalah itu sudah dianggap lunas usai dia menyerahkan satu unit mobil Grand Livina ke Ovi pada 2019, dan kemudian dijual tanpa sepengatahuan korban.

Baca Juga: Polisi Selidiki Identitas Pelaku Pembuang Bayi di Kolong Jembatan Besi Angsau Pelaihari Tanah Laut

Baca Juga: 3 Karhutla di Banjarbaru, Lahan 5 Hektare di Landasan Ulin Terbakar

Usai mendapat penjelasan tersebut, terlapor naik pitam dan mencekik leher serta memukul wajah korban. Tak terima, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banjarbaru.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh konfirmasi dari Aditya Mufti Arifin, terkait laporan polisi soal dugaan penganiayaan tersebut.

Aditya Mufti Ariffin yang terlahir pada 21 Maret 1984 ini, adalah seorang politikus Indonesia dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ia menjadi Wali Kota Banjarbaru periode 2021–2025, setelah terpilih dalam Pemilihan umum Wali Kota Banjarbaru 2020 dan berpasangan dengan Wartono sebagai Wakil Wali Kota.