Operasi Senyap Polsek Banjarmasin Tengah Berbuah Rekor: Sita Narkoba Rp18 Miliar
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Operasi diam-diam atau operasi senyap yang dilakukan personel Polsek Banjarmasin Tengah membuahkan keberhasilan.
Mereka mampu membongkar kasus peredaran narkoba senilai Rp 18 miliar yang terdiri atas 13 kilogram sabu dan 10 ribu ekstasi.
Ini adalah rekor terbesar dalam kasus peredaran narkoba yang diungkap Polsek Banjarmasin Tengah.
Sebagai bentuk apresiasi, keberhasilan pengungkapan kasus itu langsung disampaikan Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul RK Siregar didampingi Wakapolresta AKBP Arwin Amrih Wientama, Kasat Resnarkoba Kompol Syuaib Abdullah dan Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Harris Wicaksono, Jumat (10/7/2026).
Selain menyita narkoba senilai Rp18 miliar itu, tim Polsek Banjarmasin Tengah diback up Satresnarkoba Polresta, juga menangkap tiga tersangka.
Pengungkapan kasus kakap ini bermula informasi dari masyarakat tentang keberadaan seseorang yang dapat menyediakan narkoba jenis ekstasi.
Kemudian tim Polsek Banjarmasin melakukan operasi senyap berupa penyamaran untuk melakukan transaksi dengan seseorang tersebut.
Baca Juga: 40 Tahun Berjualan Ludes Hitungan Menit, Kebakaran Pasar Lima Banjarmasin Lalap 162 Toko dan Kios
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Curas di Tajau Pecah Tanah Laut, Korban Alami Luka Tusuk Perut
Transaksi dilakukan pada Selasa (7/7/2026) sekira pukul 23.15 Wita di kawasan Jalan Jafri Zamzam, Banjarmasin.
Seorang laki-laki bernama Hamliyanor (24) dibekuk dalam transaksi itu
Dari tersangka itu, polisi menyita satu butir ekstasi dengan berat bruto 0,72 gram.
Pengembangan pun dilakukan hingga penangkapan lagi terhadap seseorang bernama Yan Habet Nego alias Ebet di Jalan Ir P. Moch Noor Gang Nuruddin, Kelurahan Pelambuan.
Operasi senyap tidak berhenti di situ. Polisi kemudian juga membekuk Yanto alias Anto.
Dan, dari "nyanyian" Anto, polisi lantas melakukan penggeledahan di salah satu rumah di Jalan Garis 1, Desa Semangat Bakti, Kecamatan Alalak, Barito Kuala (Batola).
Di rumah inilah, ditemukan 10 ribu butir ekstasi dan 13 bungkus teh China yang ternyata berisi sabu total seberat 13 kilogram.