Namun, hal ini seringkali terkendala oleh faktor alam seperti keberadaan air tanah, kelembapan, hingga degradasi material yang membuat barang yang dikubur malah rusak.

Bahkan, sebuah artikel yang terbit pada 2019 menyebut sekitar 99 persen kapsul waktu yang digali kembali dalam kondisi tidak lagi menarik secara historis.

Bukan kali pertama produk Apple masuk ke dalam kapsul waktu. Pada 2013, sebuah kapsul waktu yang dikubur sekitar 30 tahun sebelumnya.

Kapsul waktu itu dikaitkan dengan mendiang pendiri Apple, Steve Jobs. Isinya antara lain sebuah mouse Apple, enam botol bir Ballantine, dan sebuah kubus Rubik. (Wartabanjar.com)