WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Atlet menembak Kalimantan Selatan, Muhammad Ikhwan, sukses meraih juara pertama Grade C Air Open dan juara kedua kategori Senior Air Open pada Kejuaraan Tembak Reaksi AA IPSC Level II Tingkat Nasional di Jakarta.

Prestasi tersebut diraih dalam kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Tembak Jusman Puger, Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, pada 26-28 Juni 2026, dengan diikuti 195 peserta dari 13 provinsi di Indonesia.

Muhammad Ikhwan yang mewakili Kalimantan Selatan melalui Titans Shooting Club mengatakan, capaian tersebut menjadi hasil terbaik yang diraihnya pada ajang nasional.

”Yang juara satunya di divisi Handgun Open Grade C, sedangkan juara duanya di kategori Senior Handgun Open,” ujarnya saat diwawancara, Jumat (3/7/2026) sore.

Ikhwan mengaku persaingan pada kejuaraan tersebut berlangsung cukup ketat, terutama menghadapi atlet-atlet dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur yang selama ini dikenal memiliki kekuatan di cabang olahraga menembak.

”Saingan terberat itu Jakarta, Jawa Barat, sama Jawa Timur. Alhamdulillah di kategori senior saya juara dua, kalah dari atlet Jawa Barat,” katanya.

BACA JUGA: Kalsel Diprediksi Bakal Alami Kemarau Ekstrem El Nino Godzilla, ini Dampak dan Cara Menanggulanginya

BACA JUGA: El Nino Ancam Sektor Pertanian, Titiek Soeharto Ingatkan Peran Kalsel sebagai Penyangga Pangan

Selain Ikhwan, kontingen Kalimantan Selatan juga membawa pulang prestasi melalui Dona Sasmita yang meraih juara pertama kategori APC Optics Grade A dan juara ketiga Air Standard Grade B.

Pada kejuaraan tersebut, Titan Shooting Club membawa empat atlet yang mewakili Kalimantan Selatan, yakni Muhammad Ikhwan, Dona Sasmita, Alkhalifi Zikri Wiradinata dan Rana Diva Nantaka.

Dua nama terakhir merupakan atlet junior yang diturunkan untuk menambah pengalaman bertanding di level nasional.

”Yang dua atlet junior ini memang kami bawa untuk mencari pengalaman dulu di tingkat nasional,” ungkap Ikhwan.

Menurutnya, keikutsertaan atlet junior di ajang nasional diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan regenerasi atlet menembak di Kalimantan Selatan.