“Apa yang bisa saya katakan? Kami akan mengirimnya berlibur selama sepekan. Yang paling penting, kami berharap kondisinya baik-baik saja, dan dia mau beristirahat,” kata Rivola.
“Dia jelas membutuhkan waktu untuk beristirahat, karena belakangan ini hampir semua hal buruk menimpanya. Jadi, wajar jika dia merasakan tekanan.”
Meski bersimpati, Rivola tetap menilai Bezzecchi seharusnya tidak melakukan kesalahan yang berujung kecelakaan di Assen.
“Meski begitu, dia seharusnya tidak membuat kesalahan tersebut, apalagi itu terjadi di tikungan yang sangat berbahaya,” ujarnya.
Rivola juga menyoroti penampilan rekan Bezzecchi, Jorge Martin. Sebelumnya ia sempat mengkritik pembalap asal Spanyol itu setelah insiden di Balaton Park yang melibatkan tiga pembalap Aprilia, termasuk Bezzecchi.
Namun, menurut Rivola, juara dunia 2024 tersebut menunjukkan sikap yang jauh lebih dewasa saat tampil di Assen.
Martin kini memimpin klasemen MotoGP dengan keunggulan tujuh poin atas Bezzecchi. Sementara Fabio di Giannantonio berada di posisi berikutnya, tertinggal sembilan poin.
Rivola menilai Martin memperlihatkan kualitas seorang calon juara melalui cara membalapnya di Assen.
“Semua orang bisa melakukan kesalahan. Di Hungaria, saya mengatakan bahwa seorang juara dunia tidak seharusnya melakukan kesalahan seperti itu, karena dia tahu bagaimana bertarung untuk gelar juara dunia. Itulah yang dia tunjukkan di sini,” tuturnya.







