CEO Aprilia Racing: Marco Bezzecchi Butuh Istirahat
Rivola juga menyoroti penampilan rekan Bezzecchi, Jorge Martin. Sebelumnya ia sempat mengkritik pembalap asal Spanyol itu setelah insiden di Balaton Park yang melibatkan tiga pembalap Aprilia, termasuk Bezzecchi.
Namun, menurut Rivola, juara dunia 2024 tersebut menunjukkan sikap yang jauh lebih dewasa saat tampil di Assen.
Martin kini memimpin klasemen MotoGP dengan keunggulan tujuh poin atas Bezzecchi. Sementara Fabio di Giannantonio berada di posisi berikutnya, tertinggal sembilan poin.
Rivola menilai Martin memperlihatkan kualitas seorang calon juara melalui cara membalapnya di Assen.
"Semua orang bisa melakukan kesalahan. Di Hungaria, saya mengatakan bahwa seorang juara dunia tidak seharusnya melakukan kesalahan seperti itu, karena dia tahu bagaimana bertarung untuk gelar juara dunia. Itulah yang dia tunjukkan di sini," tuturnya.
Rivola juga memuji Martin yang mampu merebut pole position berkat kemampuannya sendiri.
"Dia meraih pole position yang menurut saya hanya bisa dicapai olehnya. Pada Jumat dan Sabtu pagi, Aprilia bukan motor tercepat untuk satu putaran, tetapi dia berhasil meraih pole berkat bakatnya."
Menurut Rivola, Martin mengambil keputusan yang tepat saat balapan.
"Dia tampil luar biasa, memulai balapan dengan sangat baik dan sempat menjauh. Ketika para pembalap Trackhouse mulai mendekat, dia tidak mengambil risiko berlebihan dan menyadari finis di posisi ketiga sudah merupakan hasil yang positif."
"Itulah sikap yang harus dimiliki pembalap yang tahu bagaimana cara memenangkan gelar juara dunia," ujar Rivola. (Wartabanjar.com)