WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Mayones sering menjadi pelengkap favorit untuk sushi, dimsum, hingga risol mayo.

Saus ini sangat populer di berbagai negara, termasuk juga Indonesia, untuk melengkapi aneka masakan.

Rasanya yang gurih dan umami memang bisa membuat makanan terasa lebih nikmat.

Walau begitu, tetap harus waspada jika mengonsumsinya sebab mayones termasuk padat kalori.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa mayones juga merupakan salah satu bahan makanan yang padat kalori dan kerap tidak disadari kontribusinya terhadap asupan energi harian.

Dalam unggahan akun Instagram pribadinya, @bgsadikin, Rabu (24/6/2026), Budi menjelaskan bahwa banyak orang merasa sedang mengonsumsi makanan sehat, tetapi lupa memperhitungkan kalori dari saus pelengkap yang digunakan.

Mayones mengandung sekitar 80 persen minyak.

Dalam video tersebut, dikutip Minggu (28/6/2026), Menkes Budi mengungkapkan bahwa mayones yang umum dikonsumsi masyarakat sebagian besar terdiri dari minyak.

"Lu tahu enggak mayones yang jadi favorit kita ini sebenarnya isinya itu segini, 80 persen minyak," kata Budi.

Satu sendok makan mayones, paparnya, mengandung sekitar 100 kalori.

Jumlah tersebut, kata Budi, setara dengan satu potong gorengan yang sering dijual di pinggir jalan.

"Satu sendok makan mayones seperti ini kalorinya 100, sama dengan satu potong gorengan yang suka kita makan di pinggir jalan itu," ujarnya lagi.

Karena itu, penggunaan mayones dalam jumlah banyak dapat meningkatkan total kalori makanan secara signifikan tanpa disadari.

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa satu sendok makan mayones mengandung sekitar 100 kalori dan dapat membuat kalori sushi maupun dimsum meningkat drastis.

Budi mencontohkan sushi yang sering dianggap sebagai pilihan makanan sehat karena mengandung karbohidrat, protein, dan sayuran, namun karena ditamabahi mayones dalam jumlah banyak bisa mengubah kandungan kalori sushi.

Hal serupa juga berlaku pada dimsum mentai yang belakangan ini populer.