Kolaborasi BPBD dan Disdukcapil Balangan Perkokoh Tatakelola Pemerintah

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai, tantangan terbesar dalam penanganan bencana selama ini adalah penyediaan data korban yang akurat dalam waktu singkat.

Melalui kerja sama ini, BPBD kini memiliki akses terhadap data kependudukan secara by name by address (berdasarkan nama dan alamat). Data tersebut dinilai penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat sesuai karakteristik korban.

“Dalam situasi bencana, kecepatan dan ketepatan sangat menentukan. Dengan data detail dari Disdukcapil, kami dapat langsung memetakan kondisi di lapangan, seperti jumlah anak-anak, perempuan, hingga lansia. Hal ini akan memengaruhi jenis bantuan, logistik, serta metode evakuasi yang diberikan,” jelas Rahmi.

Ia juga memastikan bahwa pemanfaatan data kependudukan akan dilakukan secara bertanggung jawab, aman, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi antarperangkat daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana secara lebih cepat, tepat, dan berbasis teknologi. (Wartabanjar.com/Fikri/*)

Editor Restu