WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Aksi saling serang diduga terjadi di Kampung Sasirangan, di Kelurahan Seberang Masjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (17/6/2026).
Kabar ini ramai diperbincangkan di grup whatsapp. Disebutkan ada perkelahian melibatkan dua kubu yang saling serang.
Mereka masing-masing membawa senjata tajam jenis parang, celurit, dan mandau.
Hingga berita ini dirilis, belum diketahui penyebab perkelahian tersebut.
Informasi terkini, pihak kepolisian Polsek Banjarmasin Tengah sudah berada di lokasi kejadian.
Baca Juga SPBU Pramuka Banjarmasin Selewengkan Pertalite, Diduga Berjalan 2 Tahun, 5 Orang Ditangkap
Baca Juga Kursi Ketua DPRD Banjarbaru Bakal Berganti, Gusti Rizky: Murni Penyegaran, Tidak Ada Masalah
Dikutip Wikipedia, Kampung Sasiringan Banjarmasin menjadi pusat produksi kain sasirangan dengan rumah-rumah warga yang berfungsi sebagai workshop kecil.
Awalnya kampung biasa, tetapi kini berkembang menjadi destinasi wisata edukasi yang menawarkan pengalaman langsung melihat proses pembuatan kain, belanja produk lokal, dan mengenal kearifan Banjar, meskipun skala pengembangannya masih sederhana.
Kampung ini mulai dikenal sebagai sentra sasirangan sejak 2010-an, ketika Pemerintah kota Banjarmasin mempromosikannya sebagai bagian dari wisata budaya.
Kain sasirangan sendiri memiliki akar sejak abad ke-12, awalnya digunakan untuk pengobatan ritual oleh suku Banjar, kain diikat sesuai pola penyakit, dicelup, lalu dibakar sebagai simbol penyembuhan.







