WARTABANJAR.COM - Rangkaian seri Moto3 2026 kembali bergulir di Sirkut Sachsenring, mulai Jumat (10/7/2026) hari ini.

Pembalap Indonesia, Veda Ega akan kembali "mengaspal" di Moto3 Jerman 2026 dengan mengikuti sesi practice.

Sayang, aksi Veda Ega belum bisa disaksikan secara gratis melalui Live Trans7.

Pembalap berusia 17 tahun asal Yogyakarta ini datang ke Moto3 GP Jerman 2026 dengan bekal yang tak dimiliki banyak rivalnya.

Sirkuit Sachsenring yang terkenal dengan lintasan sempit, berliku, dan didominasi tikungan kiri itu pernah menjadi saksi keberhasilan Veda Ega menjuarai Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.

Rekam jejak itulah yang kini menjadi modal penting Veda Ega untuk berburu hasil positif.

Bersama Honda Team Asia, Veda Ega mengusung misi bangkit setelah gagal meraih poin di Moto3 Belanda 2026 akibat terjatuh.

Meski hasil tersebut mengecewakan, performanya sepanjang musim debut di Moto3 2026 tetap menjanjikan.

Veda Ega mampu beberapa kali bersaing di barisan depan, bahkan sudah mencatat sejarah sebagai pembalap pertama Indonesia yang meraih podium di ajang Moto3.

Baca Juga: 10 Tikungan Kiri dan 3 Kanan Sirkuit Sachsenring, Kans Podium Veda Ega di Moto3 Jerman 2026

Baca Juga: Bukan Sirkuit Sachsenring, Veda Ega Latihan di Alcarras Jelang Moto3 Jerman 2026, Ada Mario Aji

Tantangan di Sirkuit Sachsenring tentu tidak ringan.

Sirkuit sepanjang 3,67 kilometer itu dikenal sebagai salah satu trek paling teknis dalam kalender MotoGP, dengan rangkaian tikungan cepat yang menuntut ritme balap, keseimbangan motor, dan keberanian saat memasuki sektor terakhir.

Kesalahan kecil bisa langsung menghapus peluang finis di posisi depan.

Namun justru karakter tersebut dinilai cocok dengan gaya balap Veda Ega yang agresif dan piawai menjaga kecepatan di tikungan.

Pengalaman meraih kemenangan di Sirkuit Sachsenring pada ajang Rookies Cup memberi kepercayaan diri tambahan, terlebih ia sudah memahami karakter lintasan dibandingkan beberapa rookie lainnya.

Persaingan tetap dipastikan berlangsung sengit.

Nama-nama seperti Máximo Quiles, Guido Pini, Álvaro Carpe hingga rookie lain yang tengah bersinar akan kembali menjadi lawan utama.