WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Sebanyak 16 semifinalis Putra-Putri Pariwisata Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 bersaing ketat menampilkan busana sasirangan khas daerah dalam ajang Sasirangan Runway di RTH Kijang Mas, Pelaihari, Minggu (14/06/2026).
Dinas Pariwisata setempat menegaskan proses penilaian berjalan murni dan objektif tanpa campur tangan pihak manapun untuk menyaring peserta menuju babak delapan besar.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut, Zulpuaddin, menyatakan bahwa ajang ini dirancang sebagai wadah kreativitas sekaligus pembentukan duta wisata yang andal.
Para peserta diharapkan mampu menguasai materi kebudayaan dan mempromosikan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif di Tanah Laut secara luas.
Selain sebagai wadah unjuk bakat, peragaan busana ini bertujuan mengangkat nilai estetika, filosofi, dan potensi ekonomi dari kain sasirangan sebagai warisan budaya lokal.
BACA JUGA: Sasirangan dan Anyaman Purun Tanah Laut Curi Perhatian di INACRAFT 2025
BACA JUGA: Dekranasda Tanah Laut Perkenalkan Keindahan Sasirangan di ‘Jantung’ Eropa
Zulpuaddin memastikan seluruh proses seleksi dilakukan oleh dewan juri profesional secara transparan.
“Tidak ada intervensi dari Kepala Dinas maupun Pemerintah Daerah. Semua penilaian murni berdasarkan kemampuan, bakat, dan penampilan peserta,” tegasnya.
Melalui kompetisi yang sehat ini, seluruh semifinalis dituntut memberikan performa maksimal agar dapat lolos ke tahapan berikutnya dan menjadi representasi terbaik bagi daerah. (Wartabanjar.com/Gazali).







