John Herdman Bakal Pusing Tentukan Kiper Nomor Satu Timnas Indonesia
Setidaknya, ada dua penyelamatan yang dilakukan Maarten Paes untuk menghalau ancaman lawan. Tidak hanya itu, kiper Ajax Amsterdam ini juga sangat cermat dalam memotong bola-bola di udara.
Ini menjadi cleansheet kedua beruntun yang dicatatkan kiper berusia 28 tahun itu bersama Timnas Indonesia. Sebab, pada penampilan sebelumnya, dia berhasil mengukir nirbobol saat menumbangkan St Kitts and Nevis (4-0).
Performa ini tentu membuat Paes kembali bersaing di pos nomor satu Timnas Indonesia. Sebelumnya, eks pemain FC Dallas itu sempat gagal meraih performa terbaik ketika tumbang dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1), pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Persaingan ketat di bawah mistar gawang Timnas Indonesia ini memang bisa menyulitkan John Herdman untuk mencari kiper terbaik. Sebab, Audero dan Paes sama-sama tampil mengesankan ketika mendapat kepercayaan.
Solusi yang tampaknya menjadi pilihan John Herdman ialah memainkan keduanya secara bergantian. Hal ini sudah terlihat sejak juru taktik asal Inggris itu menakhodai Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026.
Pada agenda itu, Maarten Paes dipasang terlebih dahulu saat menghadapi St Kitts and Nevis. Pada laga berikutnya, giliran Emil Audero yang mendapatkan kepercayaan sebagai starter saat menghadapi Bulgaria.
Bukan tidak mungkin, rotasi semacam inilah yang nantinya akan digunakan Herdman untuk menentukan sosok kiper yang diandalkan Timnas Indonesia, ketika menghadapi laga-laga internasional berikutnya.
Namun, eks kiper Timnas Indonesia era 1980-an, Hermansyah, berani menunjuk Emil Audero layak sebagai kiper utama.
"Kalau saya disuruh memilih, Emil Audero jadi pilihan pertama saya. Dia sangat cocok untuk style permainan John Herdman, karena pelatih menuntut kiper jadi pemain pertama untuk membangun permainan lewat kaki. Soal ini, Emil Audero lebih bagus dari Maarten Paes," katanya.
Hermansyah pun menyebut komentar pelatih Ajax terkait kualitas build up yang dimiliki Maarten Paes.
"Kalau tak salah, pelatih Ajax pernah mengomentari kemampuan build up Maarten Paes, yang kurang bagus. Jadi, saya punya pandangan sama," sebutnya.