Dewi menambahkan, kegiatan cooking class ini juga dirangkai dengan sosialisasi petunjuk teknis Lomba Cipta Menu B2SA agar peserta memahami kriteria penilaian dan konsep menu yang akan dilombakan.

Sementara itu, Ketua Pokja III TP PKK Kabupaten Balangan, Budimah, menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dengan memanfaatkan potensi pangan lokal yang tersedia.

"Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, kita dapat meningkatkan gizi masyarakat, mendukung ekonomi lokal, dan mengurangi ketergantungan pada pangan impor," ujarnya.

Menurutnya, penganekaragaman konsumsi pangan tidak hanya bertujuan memperluas pilihan makanan, tetapi juga menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mengurangi ketergantungan pada satu jenis pangan pokok, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Budimah berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan keluarga yang lebih sehat, mandiri, dan sadar gizi. (Wartabanjar.com/Fikri/*)

Editor Restu