Kepada 40 peserta pelatihan, Rahmat berpesan agar momentum bimtek ini dimanfaatkan secara optimal untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya sebagai modal berharga dalam menjalankan tugas operasional harian.
”Tidak ada ilmu yang sia-sia. Serap seluruh materi yang diberikan dan manfaatkan kesempatan untuk bertanya kepada para narasumber karena semuanya akan bermanfaat dalam mendukung tugas di lapangan,” tambahnya.
Kegiatan yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Tanah Laut Tahun Anggaran 2026 ini berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2026. Peserta pelatihan terdiri dari berbagai unsur, mulai dari pejabat struktural, personel intelijen, Tim Responsif, komandan peleton, komandan regu, hingga Praja Pria dan Praja Wanita.
Dalam struktur internal, Tim Responsif memiliki tanggung jawab penting untuk menangani aduan awal warga terkait gangguan ketertiban umum.
Selain itu, mereka bertugas memantau indikasi pelanggaran aturan daerah serta menyusun rekomendasi tindak lanjut bagi pimpinan. Untuk memperkuat kompetensi tersebut, panitia menghadirkan narasumber berkompeten dari eksekutif Pemkab Tanah Laut, Polres Tanah Laut, serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanah Laut. (WartaBanjar. Com/Gazali/*)
Editor Restu







