Asrama Ponpes Nurul Iman di RO Ulin Banjarbaru Terbakar, 78 Santri Selamat

“Yang paling fatalnya di asramanya itu, tempat tidur santri tadi,” beber Zidan.

Kebakaran yang berlangsung cepat juga membuat sebagian barang milik santri tidak sempat dievakuasi.

“Ada baju-baju dikit aja yang sempat diselamatkan. Alhamdulillah, yang penting santri aman, ya mudah-mudahan ini ada hikmahnya,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, pihak pondok memutuskan meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar hingga proses pembersihan dan pendataan kerusakan selesai dilakukan.

“Ini mungkin kita bersihkan dulu, baru kita operasikan lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Regu I UPT Damkar Kota Banjarbaru, Ade Susanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.04 Wita.

Tak lama setelah laporan diterima, petugas pemadam bersama relawan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Titik api yang berada di lantai dua bangunan berhasil dikuasai dalam waktu sekitar 25 menit.

“Selama pemadaman alhamdulillah tidak ada kendala, karena dibantu rekan-rekan damkar relawan dari Banjarbaru, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, dan lainnya,” jelas Ade.

Meski sumber air di sekitar lokasi terbatas, proses pemadaman tetap berjalan lancar berkat dukungan sejumlah mobil tangki yang turut membantu suplai air.

Ade menyebut empat kamar santri mengalami kerusakan akibat kebakaran. Sejumlah tempat tidur yang berada di dalam kamar tersebut juga hangus terbakar.

“Empat buah kamar. Tempat tidur-tempat tidurnya habis,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Ikhsan)