Ada Pengerjaan Box Culvert di Jalan Mistar Cokrokusumo Banjarbaru Mulai 5 Juni 2026, ini Jalur Alternatif untuk Kendaraan Berat
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Kendaraan bermuatan di atas 10 ton akan dialihkan dari Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mulai 5 Juni 2026, seiring adanya pelaksanaan pemasangan box culvert di kawasan tersebut.
Rekayasa lalu lintas disiapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Selatan selama pekerjaan box culvert yang berlangsung di depan Warung Makan Cambai hingga September mendatang.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Kalsel, Tommy Hariadi mengatakan, kendaraan berat tidak diperkenankan melintas pada lokasi pekerjaan dan diarahkan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
“Jalan sementara itu nanti dibatasi untuk kendaraan di bawah 10 ton dan roda enam ke bawah,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Untuk mengakomodasi pengalihan arus tersebut, Dishub Kalsel telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pengguna jalan.
”Kendaraan dari arah Pelaihari menuju Banjarbaru dapat melintas melalui jalur Bati-Bati, Liang Anggang hingga Trikora,” jelasnya.
Sementara kendaraan dari arah Hulu Sungai menuju Tanah Laut dialihkan melalui Trikora, Liang Anggang dan Bati-Bati.
”Khusus mobil pribadi dari arah Banjarbaru menuju Trikora, pengendara dapat menggunakan jalur alternatif melalui kawasan Palam atau Jalan Amanah Palm,” tambah Tommy.
Selain jalur alternatif, akses sementara juga disiapkan di samping lokasi pekerjaan bagi kendaraan yang masih diperbolehkan melintas.
”Jalan tersebut dapat digunakan kendaraan pribadi maupun angkutan dengan muatan di bawah 10 ton selama pekerjaan berlangsung,” bebernya.
BACA JUGA: Dinas PUPR Kalsel Mulai Pelebaran Jalan Cempaka-Bati-bati Pada 5 Juni, Rampung September 2026
BACA JUGA: PUPR Kalsel Tegaskan Cor Bahu Jalan Mistar Cokrokusumo Bukan Pelebaran, ini Fungsinya
Selain itu, arus kendaraan pada jalur sementara tersebut akan diatur oleh petugas di lapangan.
“Nanti di lapangan dilakukan pengaturan lalu lintas untuk dua arah oleh petugas yang ada di tempat,” katanya.
”Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, sistem buka tutup jalan juga akan diterapkan bagi kendaraan yang masih diperbolehkan melintas di sekitar lokasi pekerjaan,” lanjutnya.