WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan memastikan pekerjaan pengecoran di bahu Jalan Mistar Cokrokusumo bukan merupakan proyek pelebaran jalan.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kalsel, Robby Cahyadi, menjelaskan bahwa pengecoran tersebut bertujuan memperkuat struktur jalan, khususnya untuk mengikat badan aspal agar lebih stabil.
“Pekerjaan ini bukan pelebaran jalan, melainkan penyempurnaan bagian bahu jalan agar badan jalan lebih kokoh,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Ia menambahkan, bahu jalan memiliki peran penting, salah satunya sebagai jalur darurat ketika terjadi kondisi tertentu di ruas jalan. Selain itu, keberadaan bahu jalan juga membantu menjaga daya tahan dan kestabilan konstruksi jalan.
Menurut Robby, terdapat dua metode penanganan bahu jalan, yakni menggunakan material agregat dan cor beton. Pemilihan metode disesuaikan dengan kondisi lapangan.







