Jembatan Pulau Laut Disiapkan Jadi Gerbang Logistik IKN, PUPR Kalsel: "Total Investasi Rp5 Triliun!"
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pembangunan Jembatan Pulau Laut diproyeksikan menjadi proyek infrastruktur strategis bernilai fantastis di Kalimantan Selatan. Tak sekadar menghubungkan Kabupaten Tanah Bumbu dengan Kotabaru, jembatan ini disiapkan sebagai gerbang logistik utama untuk mendukung Ibu Kota Nusantara, IKN.
Total investasi yang digelontorkan untuk pembangunan proyek ini nyaris menyentuh Rp5 triliun, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, APBN, serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, APBD.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalimantan Selatan, Robby Cahyadi, mengungkapkan bahwa khusus pendanaan dari APBN saja nilainya hampir mencapai Rp3 triliun.
“Untuk pendanaan secara garis besar, totalnya untuk APBN itu sekitar hampir Rp3 triliun,” ujarnya, Kamis, 19 Februari 2026.
Sementara itu, pembiayaan melalui APBD Provinsi Kalimantan Selatan bersama APBD kabupaten dan kota dengan skema multi-years mencapai sekitar Rp1,25 triliun. Jika ditambahkan dengan paket-paket pekerjaan sebelumnya, total anggaran dari daerah hampir menembus Rp2 triliun.
Dengan kombinasi tersebut, total investasi pembangunan Jembatan Pulau Laut mendekati Rp5 triliun.
Lebih dari sekadar proyek konektivitas, jembatan ini akan memangkas ketergantungan masyarakat terhadap transportasi penyeberangan feri menuju Kotabaru. Keberadaannya diharapkan mempercepat mobilitas orang dan distribusi barang.
Robby menjelaskan, jembatan tersebut akan menjadi akses vital dari kawasan rencana Kawasan Ekonomi Khusus, KEK, Mekar Putih di Pulau Laut menuju daratan Kalimantan.
“Ini merupakan bangunan pendukung sebagai akses gerbang logistik yang mendukung IKN, dari pelabuhan rencana KEK Mekar Putih yang ada di Pulau Laut,” jelasnya.
Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga membangun jalan akses lintas Pulau Laut yang menghubungkan koridor KEK Mekar Putih menuju Jembatan Pulau Laut. Jalur ini nantinya terkoneksi langsung dengan jaringan distribusi logistik menuju kawasan IKN.
Dengan peran strategis tersebut, Jembatan Pulau Laut diproyeksikan menjadi salah satu simpul distribusi terpenting di Kalimantan Selatan dalam memperkuat konektivitas dan arus logistik menuju Ibu Kota Nusantara.(wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur_muhammad