WARTABANJAR.COM PELAIHARI– Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Selatan, Putra Qomaluddin Attar Nurriqli, resmi melantik pengurus BPC HIPMI Tanah Laut periode 2026–2029.
Prosesi pelantikan ini disaksikan langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, di Gedung Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Jumat (15/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Rahmat Trianto memberikan pesan mendalam mengenai esensi berorganisasi.
Ia menyentil fenomena banyaknya pengurus organisasi yang hanya sekadar ikut-ikutan tanpa memahami tujuan utama dibentuknya wadah tersebut.
”Banyak orang mengikuti organisasi itu karena tidak paham organisasi itu apa. Terkadang hanya ikut-ikutan, terkadang karena cari untung dapat riwayat hidup, terkadang karena perintah, sehingga tidak memahami,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa organisasi adalah kesepakatan bersama untuk mencapai tujuan bersama.
Lemahnya pemahaman anggota membuat banyak organisasi di Indonesia tidak tepat sasaran dan tidak mampu berfungsi secara maksimal untuk masyarakat.
”Banyak organisasi di Indonesia, tetapi tidak kena sasaran. Itu yang menjadi titik lemah kita, sehingga organisasi tersebut tidak bisa berfungsi apa-apa, tidak bisa bergerak apa-apa,” lanjutnya.
Bupati kemudian mengingatkan sejarah berdirinya HIPMI pada 10 Juni 1972 oleh tokoh besar seperti Abdul Latief dan Aburizal Bakrie.
Dasar pembentukannya adalah krisis keprihatinan karena anak muda kala itu minim jiwa wirausaha.
”Bahwa tanggal 10 Juni 1972 didirikan HIPMI. Orang-orang tersebut membangun HIPMI ini adalah karena adanya satu krisis keprihatinan waktu itu, yang mana anak-anak muda tidak memiliki jiwa-jiwa berwirausaha,” tegas Bupati.







