“Untuk area yang sering tergenang air, digunakan cor beton agar permukaannya sejajar dengan badan jalan. Sedangkan di lokasi yang stabil dan tidak rawan genangan, cukup menggunakan agregat,” jelasnya.
Terkait panjang pengerjaan, ia menyebutkan bahwa proyek dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan anggaran yang tersedia.
“Biasanya penanganan maksimal sekitar dua kilometer per tahap, karena harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” katanya.
PUPR Kalsel juga memastikan pekerjaan bahu jalan akan terus dilanjutkan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kondisi jalan di masing-masing wilayah.(wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur_muhammad







