Bank Devisa Bank Kalsel Segera Beroperasi 17 Juni 2026, Dirut Fachrudin Optimistis Pendapatan Daerah Meningkat
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Operasional Bank Kalsel sebagai Bank Devisa akan mulai diwujudkan pada 17 Juni 2026 mendatang.
Bank Kalsel dengan ini terus berupaya memperkuat perannya sebagai bank milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan memperluas cakupan layanan perbankannya.
Kehadiran Bank Devisa diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan perbankan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan.
Bank Kalsel menargetkan pertumbuhan ekonomi tersebut mencapai 8,1 persen.
Sebagai informasi, Bank Devisa merupakan bank yang memiliki izin resmi untuk melakukan transaksi perbankan dalam mata uang asing.
Layanan tersebut meliputi transfer uang ke luar negeri, penerbitan Letter of Credit (L/C), hingga layanan penukaran valuta asing.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan rencana peluncuran Bank Devisa tersebut di sela kegiatan prosesi penyembelihan dua ekor sapi kurban bantuan Bank Kalsel di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (28/5/2026) lalu.
Rencana pengembangan Bank Devisa ini, katanya, akhirnya dapat direalisasikan setelah Bank Kalsel resmi mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Desember 2025 lalu.
“Untuk izin operasionalnya sudah dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan terbitnya izin tersebut, Bank Kalsel siap melaksanakan launching operasional Bank Devisa pada pertengahan Juni mendatang.
“Insyaallah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, kita launching operasional Bank Devisa,” katanya.
Dalam peluncuran nanti, Bank Kalsel juga akan menggelar simulasi layanan Bank Devisa dengan mengundang media massa agar masyarakat dapat memahami mekanisme dan manfaat layanan tersebut.
BACA JUGA: Fachrudin Tegaskan Komitmen Perkuat Bank Daerah dan Percepat Status Bank Devisa
BACA JUGA: Bank Kalsel Ditarget Jadi Bank Devisa 2026 ini, Gubernur Muhidin Yakin Bisa Perkuat Daya Saing
Fachrudin optimistis kehadiran Bank Devisa akan membuka peluang lebih besar bagi Kalimantan Selatan yang kaya sumber daya alam (SDA), khususnya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif.
Menurutnya, potensi pembiayaan yang dimiliki Bank Kalsel nantinya dapat disalurkan melalui kredit kepada koperasi dan pelaku UMKM guna memperkuat perekonomian daerah.