Mama Yasinta Lapor ke Polda Metro Jaya Efek "Pesta Babi", Minta Film Segera Dihentikan
Ukuran Huruf:
"Apa saya ini boneka? Apa saya patung Asmat yang sudah diukir? Orang Papua bilang itu patung Asmat, ukiran itu. Saya bukan ukiran Asmat," ucap perempuan berusia 62 tahun ini.
Ia pun menyebut orang-orang yang terlibat dalam pembuatan film "Pesta Babi" sebagai penjahat.
"Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan. Itu penjahat itu mereka. Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati," katanya.
Ia pun berharap pemutaran film tersebut dihentikan.
Juga meminta aparat hukum memproses jika masih ada yang menayangkan.
"Seandainya ada yang putar film itu, tolong proses orang itu," tegas Mama Yasinta.
(Wartabanjar.com/berbagai sumber)