BPJS Kesehatan Fokus Cegah Diabetes dan Hipertensi di Usia Muda, Sarankan Olahraga Ringan ini
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Seiring dengan meningkatnya kasus diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung, BPJS Kesehatan mulai memperkuat upaya pencegahan penyakit kronis di usia muda sekaligus memperluas layanan kesehatan canggih untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan pihaknya kini mendorong penguatan budaya hidup sehat melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda.
Program tersebut difokuskan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat usia produktif terhadap risiko hipertensi dan diabetes melitus yang kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia di bawah 45 tahun.
Dikutip Sabtu (23/5/2026) dari berbagai sumber, ia menambahkan bahwa program Prolanis Muda ini merupakan upaya berkelanjutan JKN melalui penguatan budaya hidup sehat dan gotong royong sejak usia produktif.
Kerap Muncul Tanpa Gejala
Hipertensi dan diabetes, tambahnya, sering muncul tanpa gejala.
Hipertensi dan diabetes sering berkembang tanpa keluhan pada tahap awal sehingga banyak orang baru menyadarinya setelah munculnya komplikasi serius.
Kedua penyakit tersebut dapat memicu komplikasi berat seperti penyakit jantung, stroke, pembengkakan jantung, hingga penyumbatan pembuluh darah.
Karena itu, BPJS Kesehatan menilai deteksi dini dan perubahan gaya hidup perlu dilakukan lebih masif, terutama di usia produktif.
Sebagai bagian dari edukasi kesehatan, BPJS Kesehatan juga mengajak peserta JKN mulai membiasakan aktivitas fisik sederhana, seperti lari bersama sejauh lima kilometer atau berjalan kaki.
“Kami mengajak masyarakat beserta peserta JKN, khususnya Prolanis Muda, untuk lari bersama lima kilometer. Yang kuat silakan berlari, yang belum kuat bisa berjalan,” kata Prihati.
Selain olahraga, masyarakat juga diingatkan menjaga pola makan sehat agar tetap produktif dan terhindar dari penyakit kronis. (wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu