Padahal, kebiasaan ini justru dapat memperparah kondisi kulit dan memicu peradangan.
“Tidak disarankan mengeluarkan whitehead sendiri, karena bisa menyebabkan peradangan dan meninggalkan bekas luka,” jelas Evans.
Memencet komedo menggunakan kuku atau alat yang tidak steril juga berisiko memindahkan bakteri ke kulit sehingga komedo kecil bisa berubah menjadi jerawat merah yang lebih sulit diatasi.
Selain itu, tekanan berlebihan pada kulit dapat merusak jaringan di sekitar pori-pori dan memicu bekas kehitaman maupun bopeng.
4. Serahkan ekstraksi komedo pada ahlinya
Jika komedo putih berubah menjadi jerawat besar atau semakin banyak, sebaiknya jangan mencoba membersihkannya sendiri.
Penanganan yang salah justru bisa memperburuk kondisi kulit.
Menurut Evans, dokter kulit dapat membantu mengeluarkan komedo dengan cara yang lebih aman dan higienis tanpa menyebabkan kerusakan tambahan pada kulit. Setelah proses ekstraksi, dokter biasanya juga memberikan obat oles seperti benzoyl peroxide atau salicylic acid untuk membantu meredakan peradangan dan mencegah komedo muncul kembali.
Perawatan profesional juga membantu mengetahui penyebab utama whitehead sehingga penanganannya lebih tepat sasaran.
5. Gunakan retinoid sesuai anjuran dokter
Jika whitehead terus muncul meski rutin membersihkan wajah dan memakai skincare yang tepat, masalahnya bisa berkaitan dengan hormon atau kondisi kulit tertentu.
“Whitehead juga bisa menjadi tahap awal dari jerawat hormonal remaja dan cukup sulit diatasi hanya dengan skincare biasa,” ujar Evans.







