Ancaman El Nino Godzilla Menguat, Komisi I DPRD Kalsel: Penanganan Harus Lebih Terukur
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Senin (11/5/2026).
Kunjungan ini sebagai langkah serius memperkuat fungsi pengawasan terhadap kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi ancaman El Nino Godzilla yang diperkirakan berdampak hingga akhir tahun 2026.
Kunjungan tersebut turut didampingi BPBD Provinsi Kalimantan Selatan guna memastikan langkah mitigasi di Banua tidak berjalan seadanya maupun terlambat.
Dalam pertemuan itu, Komisi I DPRD Kalsel menyoroti pentingnya kesiapan tata kelola pemerintahan dalam menghadapi potensi krisis akibat El Nino Godzilla, mulai dari ancaman kekeringan, krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga terganggunya pelayanan publik.
Sebagai alat kelengkapan dewan yang membidangi pemerintahan, hukum, dan ketertiban, Komisi I menilai penanganan Godzilla El Nino bukan hanya beban BPBD, melainkan menyangkut kesiapan kebijakan, koordinasi antar-SKPD, hingga efektivitas instruksi kepala daerah dalam melindungi masyarakat.
Sekretaris Komisi I, Ilham Nor mengungkapkan ia dan rekan-rekannya di Komisi I menilai DKI Jakarta telah menunjukkan pola penanganan yang terstruktur melalui penerbitan instruksi khusus Sekretaris Daerah kepada seluruh SKPD agar melakukan kesiapsiagaan sejak dini di masing-masing sektor.
“Jakarta ini membuatkan suatu peraturan khusus instruksi khusus yang dikeluarkan oleh sekretaris daerah dan langsung ditujukan kepada seluruh SKPD, sehingga seluruh SKPD mulai bulan ini sudah mulai bulan ini sudah mulai siap siaga terkait dengan penanganan El Nino di tempatnya masing-masing,” terang Ilham.
Selain itu Ilham mengatakan bahwa BPBD DKI Jakarta telah memaparkan kerja sama strategis dengan BNPB dan BMKG melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Program tersebut dinilai mampu menjadi instrumen pengendalian risiko akibat El Nino Godzilla.